10 Menit 100 Yen

Dikarenakan tidak dapat tiket bus malam Willer Express menuju ke Kyoto, saya terpaksa menambah satu malam di Tokyo. Dan apesnya tidak ada kamar kosong untuk extend satu malam di Khaosan Annex Asakusa. Dalam perjalanan pulang dari Kawaguchiko menuju Shinjuku, saya mencoba searching hostel di booking.com. 

Tujuan saya adalah sebuah hostel yang jaraknya dekat dengan Shinjuku dikarenakan besok siang, saya harus menuju ke Willer Express di Sumitomo Building kawasan Shinjuku untuk kemudian berangkat menuju Kyoto. Saya tidak mau lagi mengulang kesalahan yang sama seperti saat ke kawaguchiko, ketinggalan bus!.

Jangan main-main dengan waktu di Jepang, ON TIME dan ON TIME se tenggo-tenggo nya. Dan persis di saat bus mencapai Shinjuku, saya berhasil booking online di hostel bernama Ace Inn.

RUTE PERJALANAN MENUJU ACE HOTEL :

KHAOSAN TOKYO ASAKUSA ANNEX (ON FOOT) - ASAKUSA (A18/G19) (SUBWAY) - BAKURO-YOKOYAMA (A15/S09) (CHANGING LINE )  to (SHINJUKU LINE) - AKEBONOBASHI (S03)

Selesai check in di Ace Inn Hotel, sang receptionist tiba-tiba memberikan peraturan hostel untuk di baca. Mata saya tertuju pada sebuah tulisan.
·  [Apaan nih?....saya harus membayar untuk mandi?]
-  “Iya, kamar mandi nya di bawah tangga di sebelah sana”….jelas sang receptionist tanpa beban
-  [Hah?....saya menginap di sini tapi harus membayar untuk mandi? JPY 100 untuk 10 menit? peraturan macam apa ini? bukankah mandi itu sudah seharusnya jadi fasilitas buat tamu yang menginap? ....i cant believe this….saya meracau gak jelas minta di usir!
·  “Yess, sir…that’s the rules, tanpa senyum.
- Cih, saya berlalu.  

Tuhan maafkan saya jika menjadi tak berbudaya, tapi saya tidak terima jika mandi harus bayar. Ini bukan terminal, kenapa harus ada pengeluaran extra hanya untuk mandi yang seharusnya sudah merupakan bagian harga sewa sebuah kamar. Seingat saya tidak ada peraturan mandi harus bayar tadi saat booking. Atau saya tidak membaca peraturan itu?, tapi seingat saya memang tidak ada aturan itu. Ah persetan dengan semuanya! Saya pegal dan lapar.

- “Son, kita mandi harus bayar ya? busyet, kok bayar lagi sih”…..teman saya mulai gerah
- “Ya ampun, bisa gak mandi kalo gini caranya”….teman yang lainnya nimpalin
-  Sudahlah, kita masuk kamar aja dulu, istirahat dan bersih-bersih, tapi lapar nih, habis beres-beres kita makan ya…saya tak berselera membahas itu
 
capsule bed ace inn
Capsule bed hostel ini tidak lah seburuk peraturan yang aneh itu, tapi saya tak habis pikir. Seumur-umur nginep di hostel baru kali ini mandi harus bayar. Udah mah harga permalam/bed nya mahal (JPY 3.000 an), 10 menit bayar JPY 100. Jika saja ada setan yang berbisik kala proses booking tadi, sungguh saya tidak akan mau nginep di sini.

Masing-masing dari kami langsung sibuk dengan alamnya sendiri-sendiri begitu sampai di kamar. Seperti kebanyakan orang Indonesia lainnya, hal pertama yang paling mendapat perhatian adalah ngecharge gadget. Begitu masuk ruangan, bukannya istirahat tapi sibuk mencari steker. Ada yang di pojokan, ada yang sambil selonjoran, dan saya? kebagian steker di atas tembok, siyal!.


Kamar yang saya booking ternyata di isi hampir 20 orang lebih, untung cuma beberapa bed yang ke isi, jika tidak? mungkin akan sesak berlalu lalang di koridor antar capsule bed yang hanya selebar satu meter. Sebetulnya saya tidak masalah sekamar ber 20 orang, seru malah. Tapi dengan mood yang sudah rusak seperti ini, taik kucing aja berasa bola sepak, pengen nendang...taaaangg, kena jidat orang lewat.

Teman saya sedang sibuk di pojokan ngecharge berbagai gadget miliknya
- Hooii, udeh bbm an nya nanti aja, katanya mau nyari ipad mini, ayok jalan yuk!....usik saya pada teman saya yang dengan seriusnya bbm an di pojokan
- Ah lu penghianat bangsa boongin gw!. Apaan harga itu ipad mini 2,5jt, iphone 5 4,5jt macbook 5jt an. Kirain beneran, gw dah itung-itung aja nih limit kartu kredit. Tau nya lu cuma becanda, gak lucu lagi!....temen saya manyun sambil terus bbm an minta di cambuk.
-  Lagian lu percaya si son. Dia mana pernah serius! kecuali kalo otaknya lagi konslet’….temen lainnya nyamber
Ayoklah  jalan, sudah malam ini, ntar akhibaranya ke buru tutup, lapar nih

Sepulangnya dari Akihabara, badan rasanya lengket karena seharian jalan. Atas nama kebersihan dan kesehatan, akhirnya saya mandi juga. Kraak, koin masuk dan barulah air keluar dari shower. Ritual mandi seharusnya kan santai, apalagi dengan guyuran air hangat dan dalam keadaan badan capek, pasti inginnya berlama-lama. Tapi bayangan tiba-tiba shower mati karena waktu habis dalam keadaan badan masih bersabun, wah bahaya laten!. Tak mau rugi, saya keluar dari kamar mandi sampai air di shower benar-benar berhenti keluar. Air buat mandi aja mahal ya di Japan..

1 comments:

Saya Ibu Sila ucapkan banyak terimah kasih banyak kepada KI WARA atas bantuan dana ghaib ya saya sudah bayar hutang2 saya semuanya awalnya saya ngak percaya tapi saya berpikir lagi ahirnya saya mau di bantu dana ghaib sebesar 200jt dan alhamdulillah itu terbukti dan baru kali ini saya temukan dukun pesugihan yang bisa dipercaya anda butuh bantuan sama AKI WARA silahkan hubungi 085242894584. ATAU KLIK BLOK PESUGIHAN KI WARA DISINI

May 26, 2017 at 1:15 PM comment-delete

Post a Comment