Cung Cang Cung Tuing Tuing


Pearl of The Orient, begitulah julukan yang melekat di Pulau Penang atau Pinang dalam bahasa yang sering di lafalkan penduduk setempat. Pulau yang terpisah dari dataran Malaysia ini memang sepertinya mayoritas di huni oleh keturunan tionghoa karena sejak menginjakkan kaki di Penang International Airport yang cukup kecil ukurannya untuk sekelas International Airport, saya sudah merasa berada di dataran China karena disekeliling saya tiba-tiba semua berbahasa cung cang cung.

Bergerak ke pusat kota nya yaitu Georgetown, keadaan semakin kental dengan suasana orientalnya. Bangunan-bangunan banyak sekali yang bertuliskan kanji china pun dengan orang-orangnya, banyak sekali kedai-kedai makan yang sepertinya pemiliknya adalah keturunan Tionghoa. Seperti halnya saat saya mengunjungi Gurney Drive, semua pedagang di sana mayoritas berbahasa mandarin atau Cantonese saya juga kurang paham, yang jelas saya tidak mengerti sama sekali apa yang sedang mereka bicarakan.

Saat saya memutuskan untuk makan Pasembur (sejenis makanan yang di goreng yang diberi irisan sayuran dan saus) penjualnya hanya berbahasa mandarin dan setiap saya tanya, dia hanya menunjukkan tulisan-tulisan yang terpampang yang menunjukkan jenis makanan dan harga nya.

Cung Cang Cung Tuing Tuing..Sing Sang Sung Seng Teng Teng semua orang yang saya temui saling berkomunikasi, saya benar-benar lost in translation padahal saya sedang berada di negara yang notabene adalah berbahasa yang hampir sama dengan bahasa ibu saya, sedikit sekali muka-muka melayu yang saya temui.

Yah, itulah keunikan yang Tuhan berikan, Penang ataupun Pulau Pinang memang merupakan tanah daripada mayoritas orang Melayu keturunan Tionghoa yang mewarnai sejarah peradaban Penang dari sejak zaman dahulu kala.


Hal Penting
- Airport Penang berada di Bayan Lepas sekitar 45-60 menit di tempuh dengan bus kota dari pusat kota Georgetown
- Bagi umat Muslim, sebaiknya berhati-hati saat memilih makanan di kedai-kedai yang bertuliskan huruf China, ada baiknya mencari tempat makan milik orang-orang keturunan India yang sebagian besar adalah muslim
- Banyak sekali temple-temple di Georgetown yang bisa diartikan sebagai tanda bahwa memang mayoritas penduduknya adalah etnis Tionghoa

0 comments:

Post a Comment